Isekai adalah genre di mana karakter utama berpindah — biasanya meninggal lalu terlahir kembali, atau tersedot portal — ke dunia lain, sering dengan kekuatan atau pengetahuan yang membuat mereka unggul dari awal cerita.
Kenapa Formula Ini Dikritik
Banyak isekai memakai kerangka cerita yang nyaris identik: protagonis pria biasa, harem pendamping, sistem level ala game, dan konflik yang diselesaikan lewat kekuatan yang sudah dimiliki sejak awal, bukan lewat pertumbuhan karakter. Kritik terbesarnya adalah minimnya taruhan nyata karena karakter utama jarang benar-benar terancam.
Isekai bertahan bukan karena tiap judulnya orisinal, tapi karena formulanya rendah risiko secara produksi — studio tahu persis apa yang akan dijual, dan penonton tahu persis apa yang akan mereka dapat.
Kenapa Tetap Laku
Judul yang berhasil keluar dari klise — seperti Re:Zero yang justru membuat karakter utamanya lemah dan trauma, atau Mushoku Tensei yang serius soal konsekuensi moral — membuktikan genre ini punya ruang untuk cerita yang lebih dalam kalau studio mau mengambil risiko menyimpang dari template.